Sandi. Fix Reklamasi Dihentikan

Oleh: Ismail Fahmi Ph.D, Drone Emprit
Hari Minggu ini saya mendapat topik yang sangat kuat dari media online. Mereka
memberitakan pertanyataan Sandi yang paling tegas dan pesan yang paling kuat kepada publik dan khususnya kepada pengusaha, sejak Anis-Sandi dilantik menjadi Gub-Wagub DKI, yaitu: Final, “Reklamasi Dihentikan”.

TOPIC MAP
Topic Map yang ditangkap Drone Emprit, menempatkan Sandiaga dan “Untung Rugi
Reklamasi”, sebuah topik diskusi di DPP Golkar hari Minggu ini, sebagai top topik dalam
agenda setting media terkait ‘reklamasi’. Narasinya semua memberitakan bahwa sudah final
keputusan Sandi, untuk menghentikan reklamasi.

Ismail Fahmi - Drone Emprit - Magister Teknik Informatika - REKLAMASI

Twit dari media yang paling banyak diretweet oleh warganet juga menunjukkan hal yang sama:

@VIVAcoid Sandiaga: Sudah Final, Kami Hentikan Reklamasi https://t.co/O4HJT1RyQ8
VIVAcoid menulis pernyataan Sandi. “Bagi kami reklamasi bukan untung rugi, tetapi
keberpihakan rakyat kecil, kaum tertindas, dan termarjinalkan. Keinginan kami sama-sama
menghadirkan kepastian (terkait reklamasi),” ujar Sandi.

“Saya juga pengusaha, kepastian hukum menjadi beban pengusaha. (Ini) kepastian bagi
pengusaha bahwa reklamasi dihentikan, dan mari kita duduk sama-sama untuk menata ke
depan dalam proses transparan terbuka dan berkeadilan,” ujarnya.

Ismail Fahmi - Drone Emprit - Magister Teknik Informatika - REKLAMASI bMedia lain juga memberitakan narasi yang serupa:
• @jpnncom Kewenangan Reklamasi ada di Anies-Sandi, Bukan Pengembang! #reklamasi https://t.co/Mp5dXKGPXk
• @liputan6dotcom Sandiaga: Penghentian Reklamasi Jakarta Sudah Final https://t.co/ah72lNZEis
• @jpnncom Sandiaga: Kami Memutuskan Hentikan Reklamasi #ReklamasiTelukJakarta https://t.co/ZIxkklg5Km
SNA
Siapa Key Opinion Leader (KOL) dan kelompok warganet yang berbicara tentang ‘reklamasi’?
Apakah ada polarisasi di sana?

Peta SNA hari ini menunjukkan hal yang sama dengan sebelumnya, yaitu hanya ada satu
cluster atau kelompok warganet yang berbicara tentang topik ini. Dan narasi yang mereka
angkat sama: Tolak Reklamasi. Tak tampak adanya suara lain dari warganet yang dominan di
sana.

Ada suara kecil yang berbeda dan berada di luar cluster warganet tersebut, yaitu:
• @GunRomli Innalillahi, saat kampanye jadikan reklamasi isu utama unt menyerang
lawan, tp stlah jadi reklamasi bukan isu utama… https://t.co/FjWyXYk4WS
• @LenteraAsa Kalo @RachlanNashidik @Reiza_Patters @andiarief__ mingkem
masalah Reklamasi Teluk Benoa, artinya mereka emang
cuma… https://t.co/sKOjj3gVwP
• @LenteraAsa Tim Kom PD lg gencar Tolak Reklamasi JKT, Bagaimana dgn
Reklamasi benoa yg didukung Perpres made in SBY?… https://t.co/suFRgQjXR3

Ismail Fahmi - Drone Emprit - Magister Teknik Informatika - REKLAMASI c

OPINION ANALYSIS: REKLAMASI BALI, APA KABAR?
User @LenteraAsa di atas mempertanyakan konsistensi KOL dari PD terkait penolakan
reklamasi jakarta, tetapi tidak pada reklamasi Benoa, Bali. Mengapa? Dia menduga mungkin
karena perpresnya diteken oleh SBY.

Ismail Fahmi - Drone Emprit - Magister Teknik Informatika - REKLAMASI d

Memang selama ini, penolakan terhadap reklamasi yang paling masif hanya terjadi pada
reklamasi Jakarta. Reklamasi Bali sepi nyaris senyap dalam percakapan di media sosial.
Dari Opinion Analysis, kita ingin melihat berapa banyak Reklamasi Bali dibicarakan dibanding Reklamasi Jakarta. Hanya 4% pembicaraan tentang Reklamasi Bali, dan mayoritas 96% tentang Reklamasi Jakarta.
CLOSING
Satu kepastian yang saya dapat hari ini, adalah keberanian Sandi atau pimpinan DKI sekarang dalam membuat pernyataan terbuka, bahwa mereka mengambil keputusan berdasarkan kepentingan publik yang leibh luas. Bukan pada kepentingan pengusaha saja.

Dan penyataan Sandi ini harusnya sudah menjawab tudingan beberapa warganet bahwa Anis-
Sandi hanya menggunakan isu reklamasi untuk memenangkan pilkada saja.

Data Drone Emprit selalu memperlihatkan dukungan mayoritas publik kpd Anis-Sandi untuk
menghentikan reklamasi. Harusnya ini jadi modal besar bagi mereka berdua untuk maju dan
tidak takut dengna apapun yang menghadang.

Mengenai reklamasi Bali, harusnya ini juga menjadi perhatian warganet. Namun, mengapa kok tidak banyak membahas?