Posts

Teknologi Informasi, Tingkatkan Bisnis 8x Lebih Cepat

Sektor pariwisata di Indonesia pada lima tahun terakhir menghasilkan devisa negara terbesar nomor empat setelah sektor pertambangan dan perkebunan. Pengembangan destinasi pariwisata sangat besar potensi bagi Negara untuk meningkatkan pendapatannya sehingga diperkirakan akan menjadi Rp 240 Triliun pada 2019.

Dengan adanya pengembangan destinasi pariwisata, diharapkan juga akan menambah lapangan pekerjaan sebanyak 13 juta jiwa dan akan menambah wisatawan mancanegara menjadi sebesar 20 juta jiwa

Dukung Kesenian Rakyat Yang Menarik Bagi Wisatawan (5)

“Tidak dipungkiri, peran dan dukungan Teknologi Informasi, terlibat di dalamnya, diantaranya mudahnya para wisatawan lokal maupun mancanegara mendapatkan informasi tentang destinasi pariwisata di Indonesia, hanya dengan satu jari. Manfaat lain juga di dapatkan para operator pelaku bisnis dengan berinovasi memanfaatkan Teknologi Informasi, sangatlah beralasan karena akselerasi bisnisnya dapat meningkat 8 kali lebih cepat”.

Baca : Dukung Kesenian Rakyat Yang Menarik Bagi Wisatawan

Dr. R Teduh Dirgahayu, S.T, M.Sc, Kepala Pusat Studi Sistem Informasi Enterprise UII menyampaikan hal tersebut setelah Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Industri Kreatif dengan dukungan Teknologi Informasi, studi kasus : Kelompok Kesenian Rakyat dan UMKM di Kawasan Candi Borobudur bertempat di Tourist Information Center (TIC) Jl. Balaputradewa No.16, Wanurejo, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. (17 Mei 2017).

Baca : Maji, Naikkan Hotel Occupancy melalui MedSos

FGD ini merupakan kegiatan bersama antara Pusat Studi Sistem Informasi Enterprise (SIE) Magister Teknik Informatika Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (PPs FTI UII) Yogyakarta dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Propinsi Jawa Tengah

“Alhamdulillah, tahapan selanjutnya kita akan menyusun peta informasi dan rekomendasi strategis konsep pemasaran berbasis Teknologi Informasi yang mendukung sektor pariwisata khususnya industri kreatif berbasis kesenian daerah dan UMKM di kawasan Candi Borobudur secara spesifik melalui diskusi kelompok” pungkas Dr. R Teduh Dirgahayu yang juga sebagai Ketua Program Pascasarjana FTI UII

Jerri Irgo

Menemukenali Peluang Pemanfaatan TI untuk Pariwisata.

pps-fti-uii-asita-diy

Perkembangan Teknologi Informasi telah mengubah cara manusia dalam berkomunikasi, diantaranya memberikan kemudahan bagi penggunanya untuk mengakses informasi yang dibutuhkan, salah satunya adalah sektor Pariwisata. Teknologi Informasi dapat menjawab kebutuhan mulai pencarian informasi terkait perencanaan hingga pengambilan keputusan untuk melakukan perjalanan liburan bagi wisatawan. Tentunya, hal ini menjadi ancaman bagi perusahaan biro dan agen perjalanan yang masih memanfaatkan media konvensional, namun tidak menutup adanya peluang bisnis baru di sektor pariwisata dengan dukungan Teknologi Informasi.

“Sekarang dengan dukungan teknologi informasi, membuat semakin mudahnya melakukan traveling, hanya saja, satu sisi lainnya berdampak pada turunnya omset bagi para travel agen” ujar Dr R Teduh Dirgahayu, Kepala Pusat Studi Sistem Informasi Enterprise saat membuka Diskusi & Kajian Akademik – Penerapan Teknologi Informasi Pada Perusahaan Biro dan Agen Perjalanan di Indonesia di Gedung KH Mas Mansur (11 Januari 2017).

pps-fti-uii-asita-diy-2

Kegiatan tersebut menjadi menjadi salah satu alasan kerjasama Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia dan DPD Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Yogyakarta melakukan diskusi dan kajian akademis dengan tujuan dapat menemukenali peluang dan optimalisasi pemanfaatan Teknologi Informasi bagi perusahaan biro dan agen perjalanan di Indonesia khusunya bagi anggota ASITA DIY.

Sekjen DPD ASITA DIY, Ratih Puspasari, menyampaikan “Pertemuan yang sangat bermanfaat, semoga membuka wawasan para ahli Teknologi Informasi bahwa kami, para pelaku pariwisata khususnya biro perjalanan perlu berjalan seiring dengan perkembangan Teknologi Informasi” ujar Ratih

Hadir dari delegasi DPD ASITA DIY selain Bobby Ardyanto Setyo Ajie, Wakil Ketua Bidang Organisasi, juga beberapa utusan dari anggota Asita lainnya. Sedangkan dari UII, tampak hadir Fathul Wahid, Ph.D Peneliti dari Pusat Studi Sistem Informasi Enterprise UII juga Hanson Prihantoro Putro, ST, MT, Kordinator Bidang Keilmuan Magister Teknik Informatika Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri (PPs FTI UII) serta Jerri Irgo, Liaison Officer & Marketing PPs FTI UII.

Jerri Irgo