Posts

MTI Inisiasi Kerjasama Penelitian

(Solo). Delegasi Magister Teknik Industri Program (MTI) Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (PPs FTI UII) melakukan kunjungan silaturahmi dan inisiasi kerjasama penelitian ke Akademi Teknik Warga dan Program Studi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Surakarta (16 Februari 2017).

Direktur ATW, Y. Yulianto Kristiawan berfoto bersama Delegasi MTI PPs FTI UII

Direktur ATW, Y. Yulianto Kristiawan berfoto bersama Delegasi MTI PPs FTI UII

Ketua Delegasi, Dr. Elisa Kusrini, MT, CPIM, CSCP, Sekretaris Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (PPs FTI UII) menyatakan “selain melakukan silaturahmi, juga melakukan inisiasi kerjasama penelitian” ujarnya.

Dr. Elisa Kusrini juga menyampaikan “Magister Teknik Industri telah membuka konsentrasi baru yaitu Logistic & Supply Chain, dari tiga sebelumnya yang sudah ada, yaitu Teknik Industri, Manajemen Industri dan Ergonomi dan Keselamatan & Kesehatan Industri. dibukanya konsentrasi baru tersebut, sebagai komitmen MTI mengambil peran meningkatkan kompetensi SDM dalam menjawab tuntutan bisnis sekarang sudah mengarah pada adanya jaringan antar perusahaan dan kolabarasi antar perusahaan” tegasnya.

Delegasi MTI PPs FTI UII photo bersama Dr. Eko Setiawan serta Pimpinan Prodi Teknik Industri UMS

Delegasi MTI PPs FTI UII photo bersama Dr. Eko Setiawan serta Pimpinan Prodi Teknik Industri UMS

Secara terpisah, Direktur ATW, Y. Yulianto Kristiawan dan Ketua Program Studi Teknik Industri UMS Dr. Eko Setiawan, menyambut baik dan sangat senang sekali dengan tawaran dari MTI tersebut, segera akan dilanjutkan dengan langkah-langkah strategis dalam waktu dekat ini.

Jerri Irgo

Supply Chain Jawab Tuntutan Bisnis.

01 Magister Teknik Industri - Supply Chain Jawab Tuntutan Bisnis

(Kaliurang). Magister Teknik Industri Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (PPs FTI UII) membuka konsentrasi baru Logistic & Supply Chain. “Alasannya karena persainagn bisnis sekarang sudah bergeser dari persaingan antar perusahaan ke persaingan antar jaringan. Sehingga perusahaan dituntut untuk menguatkan jaringannya dwngen berkolaborasi dari hulu ke hilir. Oleh karena itu dibutuhkan profesional yang dapat mengelola bisnis untuk menjawab tuntutan tersebut”

Dr. Ir. Elisa Kusrini., MT, CPIM, CSCP, Sekretaris Program Pascasarjana FTI UII, menyampaikan hal tersebut saat release di Ruang PPs 1, lantai 1, Gedung KH Mas Mansur Kampus Terpadu UII Yogyakarta (5 Jumadal Awwal 1438 H/3 Februari 2017).

“Magister Teknik Industri mengambil peran meningkatkan kompetensi SDM dalam menjawab tuntutan bisnis sekarang sudah mengarah pada adanya jaringan antar perusahaan dan kolabarasi antar perusahaan, dengan membuka konsentrasi baru dari tiga sebelumnya yang sudah ada, yaitu Teknik Industri, Manajemen Industri dan Ergonomi dan Keselamatan & Kesehatan Industri” tegas Dr. Elisa Kusrini

Selain itu, perkembangan teknologi informasi terkini telah mampu membantu untuk merealisasikan suatu sistem yang terpadu sehingga mendorong perusahaan untuk melakukan efisiensi biaya dan waktu dalam ruang lingkup yang lebih luas. Tujuan mengefisiensikan dan mensinkronisasikan demand supply inilah yang melatar belakangi lahirnya konsep Supply Chain Management (SCM).

Supply Chain Management adalah suatu konsep atau mekanisme untuk meningkatkan produktivitas total jaringan perusahaan dalam rantai suplai melalui peningkatan efektivitas aliran material,uang dan informasi antar perusahaan dalam jaringan rantai pasok. Dalam hal ini konsep SCM cocok diterapkan pada masa sekarang, karena sistem ini memiliki kelebihan dimana mampu meningkatkan customer service disatu sisi dan menurunkan cost disisi yang lain. “Supply Chain Management itu sangat luas dan sangat customized tergantung industrinya” pungkas Dr. Elisa Kusrini.

Jerri Irgo

Pengamanan Data Rumah Sakit.

01 Magsiter Teknik Informatika - Pengamanan Data Rumah Sakit (1)

(Tegal). Arsip Rekam Data Kesehatan (Medical Record) pasien di dalam sebuah Rumah Sakit merupakan bagian dari aset yang sangat bernilai. Apabila rekam data tersebut disalahgunakan maka dapat berbagai kemungkinan dapat disalahgunakan untuk tindakan kriminal yang bukan hanya merugikan pasien namun juga Rumah Sakit itu sendiri, maka, keamanan sistem informasi kesehatan merupakan hal yang mutlak.

Magister Teknik Informatika Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri (PPs FTI) UII dalam rangka realisasi kerjasama dengan Rumah Sakit Umum (RSU) Islam Harapan Anda, Tegal, melakukan Workshop dengan tema Tata Kelola Teknologi Informasi dan Pengamanan Data Rumah Sakit, bertempat di Aula RSU Islam Harapan Anda Tegal (26 Rabbi’ul Tsani 1438 H/25 Januari 2017).

01 Magsiter Teknik Informatika - Pengamanan Data Rumah Sakit (3)

Fietyata Yudha, S.Kom, M.Kom, Dosen Magister Teknik Infiormatika menyampaikan materi sekaligus melakukan simulasi kecanggihan Teknologi Informasi. “Dengan menerapkan pengamanan data yang selalu terupdate maka dapat mengantisipasi serangan hacker” ujarnya.

Catatan Fietyata Yudha merujuk dari berbagai sumber menyatakan para hacker, mengambil keuntungan dari kerentanan pengamanan. Para hacker mencuri username dan password untuk login ke jaringan dan menyamar sebagai karyawan. Setelah meng-hack, mereka masuk ke dalam database dan mencuri jutaan nomor jaminan sosial dan catatan lain.

Workshop diikuti 56 orang peserta terdiri dari Pimpinan dan Staf dari seluruh divisi. Sebelumnya pada hari yang sama, materi Tata Kelola Teknologi Informasi disampaikan oleh Dr. R. Teduh Dirgahayu, Kepala Pusat Studi Sistem Informasi Enterprise. “Dengan menerapkan tata kelola yang baik maka akan menjadi jaminan terpenuhinya semua informasi, sistem yang terstruktur, handal dan mampu mengakomodasi seluruh informasi yang dibutuhkan yang harus dapat menjawab tantangan yang dihadapi.

Zaki Afiff, Ketua RSU Islam Harapan Anda Tegal menyatakan “sangat senang sekali dengan workshop ini, apalagi dengan usia genap berusia 25 tahun, sangat sejalan dengan visi kami untuk selalu memberikan pelayanan kesehatan yang lebih optimal bagi masyarakat, semoga tetap menjadi pilihan utama masyarakat, khususnya Kota Tegal dan sekitarnya” pungkasnya

Jerri Irgo

Menemukenali Peluang Pemanfaatan TI untuk Pariwisata.

pps-fti-uii-asita-diy

Perkembangan Teknologi Informasi telah mengubah cara manusia dalam berkomunikasi, diantaranya memberikan kemudahan bagi penggunanya untuk mengakses informasi yang dibutuhkan, salah satunya adalah sektor Pariwisata. Teknologi Informasi dapat menjawab kebutuhan mulai pencarian informasi terkait perencanaan hingga pengambilan keputusan untuk melakukan perjalanan liburan bagi wisatawan. Tentunya, hal ini menjadi ancaman bagi perusahaan biro dan agen perjalanan yang masih memanfaatkan media konvensional, namun tidak menutup adanya peluang bisnis baru di sektor pariwisata dengan dukungan Teknologi Informasi.

“Sekarang dengan dukungan teknologi informasi, membuat semakin mudahnya melakukan traveling, hanya saja, satu sisi lainnya berdampak pada turunnya omset bagi para travel agen” ujar Dr R Teduh Dirgahayu, Kepala Pusat Studi Sistem Informasi Enterprise saat membuka Diskusi & Kajian Akademik – Penerapan Teknologi Informasi Pada Perusahaan Biro dan Agen Perjalanan di Indonesia di Gedung KH Mas Mansur (11 Januari 2017).

pps-fti-uii-asita-diy-2

Kegiatan tersebut menjadi menjadi salah satu alasan kerjasama Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia dan DPD Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Yogyakarta melakukan diskusi dan kajian akademis dengan tujuan dapat menemukenali peluang dan optimalisasi pemanfaatan Teknologi Informasi bagi perusahaan biro dan agen perjalanan di Indonesia khusunya bagi anggota ASITA DIY.

Sekjen DPD ASITA DIY, Ratih Puspasari, menyampaikan “Pertemuan yang sangat bermanfaat, semoga membuka wawasan para ahli Teknologi Informasi bahwa kami, para pelaku pariwisata khususnya biro perjalanan perlu berjalan seiring dengan perkembangan Teknologi Informasi” ujar Ratih

Hadir dari delegasi DPD ASITA DIY selain Bobby Ardyanto Setyo Ajie, Wakil Ketua Bidang Organisasi, juga beberapa utusan dari anggota Asita lainnya. Sedangkan dari UII, tampak hadir Fathul Wahid, Ph.D Peneliti dari Pusat Studi Sistem Informasi Enterprise UII juga Hanson Prihantoro Putro, ST, MT, Kordinator Bidang Keilmuan Magister Teknik Informatika Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri (PPs FTI UII) serta Jerri Irgo, Liaison Officer & Marketing PPs FTI UII.

Jerri Irgo

ASITA DIY inisiasi dukungan TI untuk Pariwisata.

asita_ratih_lovina_pps_fti_uii

Sekjen ASITA DIY, Ratih Puspasari melakukan kunjungan silaturahmi ke Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (PPs FTI UII) Yogyakarta (Rabu, 05 Januari 2017) di Gedung KH Mas Mansur Kampus Terpadu UII.  ASITA yang juga dikenal dengan Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) adalah Asosiasi Perusahaan Biro Perjalanan dan Agent Perjalanan di Indonesia.

Kunjungan silaturahmi dilanjutkan dengan diskusi terbatas tentang dukungan Teknologi Informasi  (TI) untuk Sektor Pariwisata di DIY,  dihadiri Dr. R Teduh Dirgahayu, Direktur PPs FTI UII, didampingi Handy Eka Putra Anwar Mahasiswa Konsentrasi Sistem Informasi Enterprise Magister Teknik Informatika PPs FTI UII dan Jerri Irgo, Liaison Officer & Marketing PPs FTI UII.

Industri pariwisata membutuhkan dukungan TI yang mumpuni guna meningkatkan pelayanan, penjualan dan pengembangan produk. Berdasarkan berbagai kajian menyatakan hampir 60% wisatawan melalukan pencarian dan pembelian paket wisata secara online, sehingga “dipandang perlu adanya dukungan TI untuk pengembangan produk secara kreatif, hal tersebut sudah sangat diperlukan” mengutip Ratih yang juga sebagai Owner Lovina Tour & Travel.

Saat ini beberapa operator wisata telah memanfaatkan TI diantaranya untuk homestay berbantuan aplikasi cloud computing,  Komponen TI tersebut adalah 3C yaitu Communication, Content, dan Commercial.

“Kegiatan silaturahmi dan diskusi terbatas akan dilanjutkan dengan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dalam waktu dekat ini” pungkasnya

Jerri Irgo

Virtualisasi Server Forensic

soni-wirayudha

“Virtualisasi server ini merupakan teknologi yang memungkinan menjalankan beberapa system operasi dalam waktu yang sama dan menjalankan fungsinya masing-masing. Dimana sekarang ini banyak perusahaan yang memanfaatkan serta menggunakan virtualisasi server, sehingga dengan banyaknya penggunaan virtualisasi server ini tentu akan memunculkan celah kejahatan baru apabila salah satu servernya digunakan untuk melakukan tindak kejahatan”.

Soni Wirayudha, menjadikan hal tersebut alasan melakukan penelitian tugas akhirnya sebagai Mahasiswa Konsentrasi Digital Forensik Magister Teknik Informatika Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri (PPs FTI UII).

“Hal ini tentunya akan menimbulkan sebuah tantangan dan menyulitkan penyidik dalam mengungkapkan dan menemukan petunjuk bukti dgital yang tertinggal dalam mesin vrtualnya” ujarnya sesaat setelah dinyatakan Lulus sebagai Magister Komputer (24 Desember 2016).

Mahasiswa asal Riau ini menambahkan “Walaupun saat ini belum banyak kejahatan yang memanfaatkan virtualisasi server sebagai media kejahatan namun untuk kedepannya sangat berpotensi untuk digunakan oelh para pelaku kejahatan. Dalam penelitian ini, saya menggunakan metode live forensic dan melakukan tiga buah model teknik akuisisi virtualisasi. Dari ketiga teknik ini akan dilakukan implementasi serta uji coba untuk mengakuisisi salah satu server nya saja tanpa mengganggu atau mematikan system operasi lainnya yang sedang berjalan”.

Berdasarakan uji coba yang dilakukan ini diketahui apabila dilihat dari sisi waktu teknik akuisisi model merupakan teknik akuisisi yang lebih baik karena penggunaan yang lebh sedikti dari kedua teknik akusisi lainnya, sedangkan apabila digunakan untuk cloud maka teknik akuisisi model II adalah teknik akuisi yang paling di rekomendasikan karena ada fitur backup melalui portalweb yang telah dimiliki langsung oleh virtualiasi servernya.

“Jadi ketika mengakuisi ttidak perlu datang langsung ke penyedia layanan servernya . Untuk indicator teknik mana yang direkomendasikan dan paling baik tentu saja tergantung dari situasi dan kondisi serta kebutuhan dari kasus yang akan terjadi” tegasnya

“Alhamdulillah perjuangan dalam menempuh studi , semua tidak lepas dari dukungan dan bantuan dari Yudi Prayudi, S.Si., M.Kom dan Dr. Bambang Sugiantoro, MT selaku pembimbing sangat membantu sekali dalam proses menyelesaikan penelitian saya. Banyak masukan dan arahan yang diberikan kepada saya. Dan juga dosen penguji Ahmad Luthfi , S.Kom., M.Kom selaku dosen penguji juga sangat membantu dalam memberikan masukan dan saran-saran untuk penelitian ini” pungkas Soni.

Jerri Irgo

Analisis Efisiensi Boiler Dengan Pendekatan Simulasi System Dinamics.

Analisis Efisiensi Boiler Berdasarkan Pengaturan Parameter Operasional Dengan Pendekatan Simulasi System Dinamics menjadi topik penelitian I Ketut Warsa, Mahasiswa Magister Teknik Industri (MTI) Program Pascasarjana Fakultas Teknik Industri Universitas Islam Indonesia (PPs FTI UII) Yogyakarta, mengambil Studi Kasus di HHP Boiler VI, Utilities-PP II, PT. Pertamina (Persero) RU V Balikpapan.

Performance atau efisiensi dalam HHP Boiler VI, Utilities Power Plant II, PT. Pertamina (Persero) RU V Balikpapan menyatakan perbandingan antara panas yang dilepas oleh bahan bakar gas (fuel gas) dengan sejumlah panas yang diserap oleh feed water untuk menghasilkan steam superheated.
Steam superheated berfungsi sebagai fluida kerja/penggerak, sebagai media pemanas, sehingga menjamin lancarnya proses industri pengilangan. Salah satu peralatan yang banyak menggunakan energi adalah Boiler sebagai alat penukar panas (heat exchange). Boiler penghasil steam superheated telah banyak dihitung performancenya dengan formula yang berbeda oleh peneliti sebelumnya.

Berdasarkan hasil studi yang dilakukan, maka kesimpulan yang dapat diambil adalah sebagai berikut dari model simulasi yang terbentuk menyatakan bahwa parameter operasional yang mempengaruhi terhadap penurunan efisiensi Boiler berdasarkan metode langsung (heat absord) adalah kandungan impurities chloride dan temperatur dalam feedwater. Dengan masih tingginya kandungan chloride dalam feedwater (max. yang diisyaratkan 0,3 ppm), maka akan menaikan flow blowdown sebesar 860,625 kg/jam (membuang pana sebesar 409.722,875 kJ/jam). Demikian pula terhadap temperature feedwater (diharapkan mencapai 138 0C), maka setiap kenaikan 6 0C temperature feed water karena penggunaan economizer akan menghemat pemakaian fuel sebesar 1%.

Dalam penelitian ini performance atau efisiensi Boiler dihitung dengan formula heat absord dan disimulasikan dengan pendekatan simulasi system dynamic. Software system dinamics yang digunakan adalah Powersim Studio 2005. Model simulasi yang terbentuk menyatakan penurunan efisiensi Boiler erat kaitannya dengan hasil analisa impurities feedwater, serta temperature feedwater itu sendiri sebelum masuk ke Boiler.

Kandungan chloride berdasarkan rata-rata 1,4 ppm (max. yang diisyaratkan 0,3 ppm), sehingga akan menaikan flow blowdown sebesar 860,625 kg/jam (setara 408.722,875 kJ/jam. Sementara temperature feedwater berdasarkan data rata-rata 133 0C (max. 138 0C), maka setiap kenaikan 6 0C temperature feed water karena penggunaan economizer akan menghemat pemakaian fuel sebesar 1%. Dari hasil uji validasi menggunakan uji MAPE (mean absolute percentage error) diperoleh 7,82 %, sedangkan validasi dengan uji hipotesis t-test baik two-sample T-Test diperoleh t-hitung -8,78 maupun Paired-T Test menghasilkan t-hitung -19,80. Dengan demikian kedua uji menyatakan model simulasi valid dan signifikan.

Jerri Irgo

Smart City melalui Sistem Cerdas Pengolahan Citra.

Izzati Muhimmah, Ph.D menerima potongan tumpeng dari Ause Labellapansa, S.T., M.Cs., M.Kom

Izzati Muhimmah, Ph.D menerima ungkapan rasa syukur dari Ause Labellapansa, S.T., M.Cs., M.Kom

(Pekanbaru, UII News). Program Studi Teknik Informatika (Prodi TI) Fakultas Teknik Universitas Islam Riau (FT UIR) Riau, mengadakan Kuliah Umum dengan tema “Percepatan Pembangunan Smart City Kota Pekanbaru melalui Sistem Cerdas Pengolahan Citra” yang menghadirkan narasumber Izzati Muhimmah, Ph.D, Dosen Magister Teknik Informatika Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (PPs FTI UII) Yogyakarta.

“Alhamdulillah, Kuliah Umum berjalan dengan lancar.  Kegiatan yang merupakan lanjutan dari Memorandum of Understanding (MoU) antara Walikota Pekanbaru dengan Universitas Islam Riau, dalam rangka Percepatan Pekanbaru Smart City” ujar Ause Labellapansa, S.T., M.Cs., M.Kom, Ketua Program Studi Teknik Informatika FT UIR  (21 November 2016).

“Untuk mewujudkan kota Pekanbaru menjadi Smart City tersebut, Program Studi Teknik Informatika FT UIR berinisiatif mempersiapkan dan memberikan wawasan keilmuan bagi Mahasiswanya, dengan membuat salah satu tema penelitian melalui Sistem Cerdas Pengolahan Citra” ujarnya, seusai kegiatan bertempat di Aula Pasca Sarjana UIR, Jl. Kaharudin Nasution No 113, Pekanbaru.

Dalam paparannya Izzati Muhimmah, Ph.D, menyampaikan beberapa tema tugas akhir Mahasiswa yang sekiranya dapat dikerjakan oleh Mahasiswa dan Dosen di Program Studi Teknik Informatika Fakuktas Teknik UIR.

“Kuliah Umum yang dihadiri sekitar 300 san Mahasiswa tersebut sekaligus sebagai ungkapkan rasa syukur bagi Program Studi Teknik Informatika Fakuktas Teknik UIR yang telah meraih Akreditasi B dari Badan Akreditasi Nasional – Perguruan Tinggi (BAN-PT)” pungkas Ause Labellapansa.

Jerri Irgo