Posts

PPSDM Migas, Silaturahmi & Inisiasi Kerjasama

Dr. R. Teduh Dirgahayu, Ketua Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (PPs FTI UII) menerima kunjungan silaturahmi Delegasi Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) yang dipimpin Bambang Priyatna, Kepala Bidang Program dan Evaluasi didampingi FX. Yudi Triyono, Kepala Sub Bidang Pengembangan SDM dan Novi Hery Yono, Widyaiswara/Assesor serta Siti Khoirotun Nisa, Bagian Kerjasama.

PPSDM Migas yang berkantor di Jl. Sorogo No. 1, Cepu, Karangboyo, Blora, Kabupaten Blora, Jawa Tengah diterima Dr. R. Teduh Dirgahayu di ruang kerjanya, PPs FTI UII, Gedung KH Mas Mansur, Kampus Terpadu UII (23 Maret 2018)

Selain kunjungan silaturahmi delegasi PPSDM Migas juga melakukan inisiasi kerjasama dengan PPs FTI UII sebagaimana merujuk Peraturan Menteri ESDM Nomor 13 Tahun 2016 memiliki Tugas Pokok untuk Melaksanakan pengembangan sumber daya manusia di bidang minyak dan gas bumi.

Novi Hery Yono, anggota delegasi menjelaskan PPSDM Migas mempunyai fungsi diantaranya “Penyusunan perencanaan dan standarisasi pengembangan sumber daya manusia di bidang minyak dan gas bumi, selain itu juga penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan di bidang minyak dan gas bumi sehingga diharapkan dapat berkerjasama dengan Perguruan Tinggi”

PPSDM Migas adalah sebuah institusi yang menempati area seluas 129 hektar di Kecamatan Cepu Kabupaten Blora Propinsi Jawa Tengah. Memiliki sarana dan prasarana yang lengkap dan terakreditasi, serta memiliki sumber daya manusia yang handal, agar tenaga kerja Indonesia dapat bersaing di kancah internasional.

Novi menambahkan “Pengguna pelatihan adalah dari institusi pemerintahan, industri migas petrokimia dan industri energi lainnya, perguruan tinggi serta dari masyarakat umum. PPSDM Migas dalam pelaksanaan jasa uji kompetensi memiliki Lembaga Sertifikasi Profesi LSP PPT Migas dengan 36 ruang lingkup Sertifikasi Tenaga Teknik Khusus (STTK)”.

Jerri Irgo

Internet of Things in Manufactur

Okt 19 - Smart Manufacturing 2

Internet of Things (IoT) telah menjadi topik yang hangat untuk dibicarakan akhir-akhir ini, termasuk yang menjadi suatu konsep yang mempengaruhi proses di Manufactur. Dr. R Teduh Dirgahayu, Kepala Pusat Studi Sistem Informasi Enterprise Universitas Islam Indonesia (SIE UII), menjadikan Internet of Things in Manufactur sebagai tema Kuliah Umum bagi Mahasiswa Program Studi Teknik Industri Universitas Panca Sakti, Tegal, Jawa Tengah (19 Oktober 2016).

Internet of Thing (IoT) adalah sebuah konsep dimana suatu objek yang memiliki kemampuan untuk mentransfer data melalui jaringan tanpa memerlukan interaksi manusia ke manusia atau manusia ke komputer. IoT telah berkembang dari konvergensi teknologi nirkabel, micro-electromechanical systems (MEMS), dan Internet.

Dr. R. Teduh Dirgahayu, dalam paparannya menyampaikan “Industri Internet of Things (IOT) adalah penggunaan Internet of Things (IOT) teknologi di industri, termasuk di Manufactur dengan tujuan agar dapat menjadikan Smart Manufacturing” ujarnya.

Smart Manufacturing membutuhkan teknologi untuk memastikan semua mesin bekerja, materi mengalir terlihat secara real-time, dan tim pekerja mengatur seluruh proses.

“Manfaat dari penggunaan Internet of Things (IOT) teknologi di bidang manufaktur, adalah efisiensi operasional jauh lebih baik melalui pemeliharaan prediktif dan manajemen remote, selanjutnya munculnya hasil secara ekonomi, yang didorong oleh layanan software-driven; inovasi dalam hardware; peningkatan visibilitas produk, proses produksi, layanan pelanggan dan mitra” pungkas Dr. R Teduh.

Materi Internet of Things Dr. R Teduh Dirgahayu

Jerri Irgo