Posts

Dukung Kesenian Rakyat Yang Menarik Bagi Wisatawan

Program peningkatan kompetensi bagi Seniman Borobudur yang tergabung di Asosiasi Kesenian Rakyat Borobudur (ASKRAB) telah dilakukan Kantor Pewakilan Bank Indonesia Propinsi Jawa Tengah dalam 1 tahun terakhir, saat ini diharapkan terjalinnya kerjasama yang lebih baik dan melibatkan Perguruan Tinggi khususnya dalam hal pemanfaatan Teknologi Informasi.

Dukung Kesenian Rakyat Yang Menarik Bagi Wisatawan

“Bank Indonesia mendukung industri kreatif, termasuk kesenian rakyat yang menarik bagi wisatawan” ujar Dian Nugraha saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Industri Kreatif dengan dukungan Teknologi Informasi (17 Mei 2017).

Dian Nugraha, Kepala Divisi Pengembangan Ekonom (DPE) Kantor Perwakilan Bank Indonesia Propinsi Jawa Tengah menambahkah “Seniman juga telah diberikan bekal, bagaimana mereka berwirausaha” imbuhnya di Tourist Information Center (TIC) Jl. Balaputradewa No.16, Wanurejo, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

FGD yang merupakan kegiatan bersama antara Pusat Studi Sistem Informasi Enterprise (SIE) Magister Teknik Informatika Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (PPs FTI UII) Yogyakarta dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Propinsi Jawa Tengah mengambil studi kasus tentang Kelompok Kesenian Rakyat dan UMKM di Kawasan Candi Borobudur.

Output kegiatan adalah memetakan semua informasi tentang pemasaran berbasis Teknologi Informasi yang mendukung sektor pariwisata khususnya industri kreatif berbasis kesenian dan UMKM daerah di kawasan Candi Borobudur secara spesifik melalui diskusi kelompok.

Tampak hadir Dr. R. Teduh Dirgahayu, Ketua Program Pascasarjana FTI UII, selanjutnya Diana Setiawati, Project Coordinator UNESCO, juga tampak Veronika F, Inspect – Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat, dan juga Adif A Niarto, Bank Indonesia Semarang serta Jerri Irgo, Liaison Officer Program Pascasarjana & Marketing FTI UII.

Jerri Irgo