Dukungan Forensika Digital dalam Reformasi Perpajakan.

Yudi Prayudi, S.Si., M.Kom., Kepala Pusat Studi Forensika Digital (Pusfid) Universitas Islam Indonesia, mendampingi kunjungan industri, mahasiswa konsentrasi Forensika Digital Magister Teknik Informatika Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (PPs FTI UII) ke Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan – Republik Indonesia, Jakarta.

Kunjungan Industri - Digital Forensik - Direkorat Jenderal Pajak Kemenkeu RI - Magister Teknik Informatika PPs FTI UII - Jerri Irgo

Delegasi PPs FTI UII disambut langsung Direktur Direktorat Penegakan Hukum DJP, Yuli Kristiono, didampingi Joni Isparianto, Kasubdit Forensika dan Barang Bukti di lantai 3 Gedung Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan di Jl Gatot Subroto Jakarta Selatan. (13 Desember 2017).

Yuli Kristiono, menyampaikan “Perlu adanya sinergi antara DJP dan Perguruan Tinggi, take and give yang bermanfaat, ini menjadi penting, agar eksistensi kita dapat diterima sepenuhnya” ujarnya saat membuka kegiatan kunjungan industri dengan tema Implementasi Forensik Digital dalam Mendukung Reformasi Perpajakan di Indonesia menjadi tema kegiatan kunjungan industri tahun 2017.

Yuli menambahkan “Bukan sekedarnya, namun dapat diperluas dengan berkolaborasi yang dapat menjawab tantangan dan harus dapat diterima masyarakat” tegasnya

Selanjutnya Joni dalam paparannya menjelaskan bahwa ada “Peningkatan target penerimaan pajak setiap tahun, pada APBN 2017 menetapkan penerimaan perpajakan Rp1.498,9 triliun atau mencapai 85,6% dari pendapatan negara. Program reformasi perpajakan secara komprehensif, yaitu antara kebijakan dan administrasi serta penegakan hukum di bidang perpajakan dan penggunaan Teknologi Informasi oleh Wajib Pajak, dengan hal tersebut DJP memandang perlu metode khusus untuk memperoleh data elektronik, dengan Forensik Digital melalui pengembangan unit Forensik Digital” ujar Joni

Materi : Implementasi Forensik Digital dalam Mendukung Reformasi Perpajakan di Indonesia Direktorat Jenderal Pajak

Menjawab tantangan tersebut, DJP sudah membentuk “Sub Direktorat Forensik dan Barang Bukti, yang disahkan oleh Menteri Keuangan pada tahun 2016 dengan melakukan perencanaan strategis, pengembangan SOP, pelatihan SDM, turun lapangan, dan evaluasi Forensik Digital melalui pengembangan Gugus Tugas Forensik Digital di setiap kanwil” pungkas Joni

Jerri Irgo

Kolaborasi UII, BI & Unesco, Pemasaran Industri Kreatif Melalui Medsos

“Strategi dasar media sosial adalah sarana interaksi, maka berinteraksilah, jangan sekedar sebar iklan” ungkap Dr. R. Teduh Dirgahayu, Kepala Pusat Studi Sistem Informasi Enterprise saat memaparkan materi  di Workshop Pemasaran Industri Kreatif Melalui Media Sosial.

Kolaborasi UII BI Unesco Latih Pemasaran Industri Kreatif Medsos jerri irgo

Rektor UII bersama Delegasi Bank Indonesia dan Unesco

Kegiatan diskusi dan workshop, dilaksanakan kerjasama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawah Tengah dan Unesco. Bank Indonesia dan Unesco melakukan peningkatan sumber daya manusia (SDM) dan Unesco berkonsentrasi untuk melestarikan seni dan budaya warisan leluhur, mengambil tempat di Laboratorium IT Centrum,  Gedung KH Mas Mansur, FTI UII, Kampus Terpadu UII Yogyakarta (29 November 2017),

Adapun pesertanya adalah anggota Asosiasi Kesenian Rakyat Borobudur (Askrab), mereka dilatih untuk membuat promosi melalui media sosial, Facebook.

Media sosial secara umum dapat di artikan sebagai situs yang menyediakan wadah bagi penggunanya untuk saling berinteraksi secara online, Dr. R Teduh mengatakan “Mengapa melakukan pemasaran di media sosial, banyak alasan, diantaranya selain dengan cepat dapat memperluas pengenalan brand/merk , juga dapat meningkatkan peluang penjualan dan mempererat kesetiaan pelanggan. Namun kita perlu pikirkan apa tawaran unik yang kita tawarkan, karena tawaran unik atau unique selling proposition sangat menentukan posisi tawar di pasar yang membedakan produk” ujarnya

Mengapa kita memilih facebook, karena menjadi salah satu media sosial yang populer di Dunia. “Hal tersebut sangat beralasan diantaranya saat ini total pengguna aktif lebih dari 2 milyar, data per Juni 2017, selain itu seorang pengguna mempunyai rata-rata 338 orang dan tersedianya fitur analis informasi pasar – FB Insight” ungkap Dr. R Teduh Dirgahayu yang juga sebagai Ketua Program Pascasarjana FTI UII.

Facebook adalah salah satu situs media sosial yang dapat membantu dalam kegiatan promosi bisnis kita karena situs media sosial ini memiliki user yang sangat banyak dan terus bertambah dari waktu ke waktu. Boleh dikatakan bahwa saat ini memiliki Facebook Fans Page adalah sebuah keharusan dalam kegiatan inbound marketing bisnis kita.

Hanya saja perlu diingat, saat kita membuat Facebook Fans Page sedapat mungkin “proporsional yaitu sebaiknya 70% adalah konten yang bermanfaat bagi follower dan membangun merk/brand kita, selanjutnya 20% adalah konten orang lain, post, twet, foto dan video serta 10% adalah diskon, event dan produk baru” ujar Dr. R Teduh.

Rektor UII, Nandang Sutrisno SH MH LLM PhD mengatakan pelatihan bagi pelaku industri kreatif ini merupakan implementasi pengabdian masyarakat. Perguruan Tinggi wajib melakukan penelitian yang dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

“Adanya pelatihan ini diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan kemajuan teknologi informasi untuk meningkatkan kesejahteraannya. Jangan sampai masyarakat hanya menjadi penonton, tetapi harus terlibat di dalamnya. Agar masyarakat dapat memanfaatkan teknologi informasi, perguruan tinggi harus mendampinginya,” tandas Nandang.

Sementara Dian Nugraha, Kepala Divisi Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah mengatakan bangga dapat bekerjasama dengan UII dan Unesco untuk Askrab. Selama ini pihaknya telah memberdayakan Askrab dengan pemberian fasilitas seperti pelatihan, pemberian dua perangkat gamelan perunggu (pelog dan slendro), dan lain-lain.

Adanya fasilitas itu, Askrab telah berani tampil pada even-even yang ada di Kabupaten Magelang. “Kelompok kerawitan Askrab telah berhasil menjadi juara dua pada lomba kerawitan se Kabupaten Magelang,” pungkas Dian.

Jerri Irgo

Jelang ISO 55000, SDM Manajemen Aset Minim

International Standard Organization (ISO) telah meluncurkan ISO 55000 yang menyatakan semakin pentingnya manajemen aset yang berkualitas. ISO yang dirilis tahun 2014 ini menggantikan British Standards Institution PAS 55 yang diadopsi secara internasional oleh perusahaan manufaktur, peralatan, pertambangan dan transportasi. ISO 55000 memiliki standar internasional yang memiliki wawasan lebih luas, mencakup aset keuangan dan fisik.

Winda Nur Cahyo PhD

Demikian diungkapkan Winda Nur Cahyo ST, MT, PhD, dosen Magister Teknik Industri Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri (FTI) UII Yogyakarta kepada wartawan Selasa (28/11/2017). Aset adalah segala sesuatu yang dimiliki sebuah organisasi dan memiliki nilai aktual atau potensial.

“Setiap perusahaan secara umum mempunyai aset, baik berupa aset finansial atau bersifat fisik, tangiabel atau intangiabel,” kata Winda yang menyelesaikan Doktor of Philosophy dari Universitas Wollonggong, Australia ini.

Menurut Winda, saat ini, Indonesia belum menerapkan ISO 55000, karena masih menunggu verifikasi oleh Badan Standarisasi Nasional (BSN). Jika ISO ini diterapkan akan terjadi booming kebutuhan SDM bidang aset manajemen untuk perusahaan swasta maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Dijelaskan Winda, semakin besar organisasi akan memiliki aset yang semakin banyak dan komplek. Sehingga organisasi tersebut memerlukan sumber daya tersendiri dalam pengelolaanya. Karena itu, ke depan, banyak perusahaan besar mulai berpikir bagaimana mengelola aset yang komplek secara efektif dan efisien.

“Kebutuhan ini memunculkan cabang ilmu baru dari manajemen yaitu aset manajemen beserta standar sistem manajemennya. Untuk memenuhi SDM, Magister Teknik Industri PPs FTI UII telah mempersiapkan untuk mendidik SDM menjadi tenaga ahli dan profesional di bidang aset manajemen.

Dengan mengimplementasikan manajemen aset, ujar Winda, sebuah organisasi akan dapat memahami dan mengoptimalkan nilai aset yang dimiliki. Selain itu, juga dapat mendukung pencapaian tujuan organisasi melalui pengelolaan aset secara efektif, efisien, konsisten dan berkesinambungan.

Namun, kata Winda, tidak mudah menerapkan manajemen aset perusahaan karena kompleksitas. Sebab proses pengelolaan aset sering terjadi tarik menarik kepentingan dari pihak-pihak atau departemen yang terlibat, khususnya sistem produksi.

Tarik menarik itu, kata Winda, terjadi karena masing-masing departemen mempunyai Key Performance Indicator (KPI) yang harus dicapai. Misalnya, dalam pengelolaan mesin produksi, kepentingan dari finance dan purchasing adalah meminimalkan harga atau biaya. Sedang departemen maintenance dan produksi adalah keandalan (keandalan tinggi akan berujung pada biaya yang juga tinggi).

Tarik menarik kepentingan, ujar Winda, sudah sering dalam sistem industri. Kontribusi dari aset manajemen dalam kasus ini adalah bagaimana membuat sebuah sistem, strategi dan kebijakan untuk menyeimbangkan biaya, resiko, dan kinerja dari aset untuk mencapai tujuan organisasi.

Berdasarkan hasil penelitian dalam tesisnya, Winda mengusulkan perlu adanya sebuah framework dan model yang dapat membantu menyelesaikan konflik kepentingan. Sehingga pimpinan organisasi atau korporat bisa menyelesaikan konflik dengan optimal.

diberitakan : JogPaper

Berinteraksilah, Jangan Sekedar Sebar Iklan.

“Strategi dasar media sosial adalah sarana interaksi, maka berinteraksilah, jangan sekedar sebar iklan” ungkap Dr. R. Teduh Dirgahayu, Kepala Pusat Studi Sistem Informasi Enterprise saat memaparkan materi  di Workshop Pemasaran Industri Kreatif Melalui Media Sosial.

Berinteraksilah - Jangan Sekedar Sebar Iklan - Dr R Teduh Dirgahayu - Jerri Irgo

Kegiatan workshop dilaksanakan di Laboratorium IT Centrum,  Gedung KH Mas Mansur, FTI UII, Kampus Terpadu UII Yogyakarta (27 November 2017), dengan peserta selain Mahasiswa Magister Teknik Informatika Program Pascasarjana FTI UII juga Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Media sosial secara umum dapat di artikan sebagai situs yang menyediakan wadah bagi penggunanya untuk saling berinteraksi secara online, Dr. R Teduh mengatakan “Mengapa melakukan pemasaran di media sosial, banyak alasan, diantaranya selain dengan cepat dapat memperluas pengenalan brand/merk , juga dapat meningkatkan peluang penjualan dan mempererat kesetiaan pelanggan. Namun kita perlu pikirkn apa tawaran unik yang kita tawarkan, karena tawaran unik atau unique selling proposition sangat menentukan posisi tawar di pasar yang membedakan produk” ujarnya

Mengapa kita memilih facebook, karena menjadi salah satu media sosial yang populer di Dunia. “Hal tersebut sangat beralasan diantaranya saat ini total pengguna aktif lebih dari 2 milyar, data per Juni 2017, selain itu seorang pengguna mempunyai rata-rata 338 orang dan tersedianya fitur analis informasi pasar – FB Insight” ungkap Dr. R Teduh Dirgahayu yang juga sebagai Ketua Program Pascasarjana FTI UII.

Facebook adalah salah satu situs media sosial yang dapat membantu dalam kegiatan promosi bisnis kita karena situs media sosial ini memiliki user yang sangat banyak dan terus bertambah dari waktu ke waktu. Boleh dikatakan bahwa saat ini memiliki Facebook Fans Page adalah sebuah keharusan dalam kegiatan inbound marketing bisnis kita.

Hanya saja perlu diingat, saat kita membuat Facebook Fans Page sedapat mungkin “proporsional yaitu sebaiknya 70% adalah konten yang bermanfaat bagi followe dan membangun merk/brand kita, selanjutnya 20% adalah konten orang lain, post, twet, foto dan video serta 10% adalah diskon, event dan produk baru” pungkas Dr. R Teduh.

Jerri Irgo

SIE, Kunjungi Bandung Command Center

Bandung Command Center (BCC), sebuah ide inovatif dari Wali Kota Bandung Ridwan Kamil sebagai salah satu upaya menjadikan kota Bandung sebagai kota terdepan dan cerdas dimana salah satu upayanya adalah penggunaan teknologi informasi dan komunikasi, menjadi tujuan kunjungan industri Mahasiswa konsentrasi Sistem Informasi Enterprise (SIE)\Magister Teknik Informatika Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (PPs FTI UII).

Photo SIE - Kunjungi Bandung Command Center - PPs FTI UII - Jerri Irgo

Kunjungan industri ke pemerintah kota Bandung memberikan pengalaman yang menarik, setibanya di Kantor Walikota, kami disambut dengan pegawai pemkot berpakaian tradisional khas sunda, ternyata setiap hari rabu mereka menggunakan pakaian tersebut dan menggunakan bahasa sunda” ujar Danar Retno Sari, salah satu anggota delegasi tersebut disela-sela kegiatan  (15 November 2017)

Menurutnya “Pengalaman paling mengesankan adalah ketika memasuki ruangan Bandung Command Center, disana terdapat layar LCD besar yang digunakan untuk mengelola dan memonitor aktivitas kota dan manajemen kota itu sendiri. Ridwan Kamil selaku walikota menggunakan ruangan ini untuk evaluasi dan monitor aktivitas kota dan dinas dinas terkait” ujarnya.

Danar Retno juga sampaikan “fitur-fitur menarik yang dimiliki BCC salah satunya adalah Bandung Emergency Center, dimana penduduk kota Bandung dapat melaporkan kejadian darurat misalnya seperti kecelakan atau bencana lainnya menggunan aplikasi android yang kemudian bisa dilacak oleh operator di BCC yang bekerjasama dengan pihak berwenang seperti kepolisian dan dinas pencegahan dan kebakaran kota Bandung”.

“Aplikasi ini sangat berguna apabila ada kondisi emergency yang membutuhkan bantuan pihal berwenang. BCC juga menyediakan Visualisasi Statistik Kota Bandung yang memudahkan evaluasi dan monitoring perkembangan kota Bandung” Pungkasnya

Jerri Irgo

Prototipe Sistem Manajemen Tempat Tidur Rumah Sakit

Joko Siswanto, Mahasiswa Magister Teknik Informatika, Konsentrasi Sistem Informasi Enterprise mempresentasikan Prototipe Sistem Manajemen Ketersediaan Tempat Tidur yang memuat informasi jumlah seluruh tempat tidur yang ada di Rumah Sakit.

Joko Prototipe Sistem Manajemen Tempat Tidur Rumah Sakit Jerri Irgo PPs FTI UII

Presentasi sekaligus sebagai progress report tugas akhir mahasiswa oleh kolega Dokter dan Perawat Rumah Sakit Umum Islam Harapan Anda Tegal, dilaksanakan di Ruang Pertemuan Lantai 2 Gedung Utama, Jl Ababil No 42 Tegal. (26 Oktober 2017).

“Bagaimana mengakomodir permintaan tempat tidur pasien dan seperti apakah proses bisnis, sistem manajemen serta prototipe sistem yang efektif dalam mengelola tempat tidur, membuat laporan tempat tidur, penyajian informasi tempat tidur yang sinkron dan  menyajikan data tempat tidur dengan menggunakan Grafik Barber Johnson” ujar Joko

Joko mengungkapkan “Pada tahapan pengembangan terdapat dua hal yang dikembangkan yaitu proses bisnis dan prototipe.  Proses bisnis merupakan gambaran umum mengenai operasional sistem manajemen tempat tidur rumah sakit sedangkan  Prototipe merupakan purwarupa aplikasi sistem manajemen tempat tidur yang dibangun” ungkapnya.

Tampak hadir pada kegiatan tersebut Zaki Afiff, Ketua Yayasan didampingi dokter Shahabiyah, MMR., Direktur dan dokter Silvia, Wakil Direktur serta segenap pejabat struktural RSU Islam Harapan Anda Tegal.

Program Pascasarjana FTI UII diwakili Izzati Muhimmah, ST, M.Sc,. Ph.D Ketua Pusat Studi Informatika Medis yang juga Dosen Magister Teknik Informatika dan Jerri Irgo, Liaison Officer / Marketing PPs FTI UII.

Jerri Irgo

Navigation in the car

in dash navigation
The tips for buying the GPS navigation for the car will be able to help you in grabbing the ideal bargain. It’s landmark navigation lets you discover your destination by looking for the nearest landmark. The inbuilt navigation doesn’t have this sort of problem where the navigational tools in the smartphone are among the applications that could drain the battery rapidly. Boss audio bv9386nv 2DIN navigation and auto stereo device is among the hot selling brands of the company included with all probable characteristics and qualities.

In the event the Garmin does not change time, regardless of what time zone is selected, try out a difficult reset of the gadget. Click this site to know all about double din navigation. What’s GPS GPS or the Global Positioning process is essentially a navigation system which offers location together with the information concerning the time uninterrupted by changes in weather conditions. Each GPS will vary, so make sure to compare GPS features to learn what tools, accessories, and add-ons are offered for your system. Perfect guide Car GPS will be able to help you particularly as soon as the road signs are confusing.

The GPS system is the ideal medium by which you can reach to any location in time, even if you don’t know the precise route to be taken. Once you get the GPS system, it’s pretty simple to install it. Navigating, employing the GPS navigation process is the newest trend. List the characteristics that you want in your vehicle GPS navigation system.

Perhaps the very first aspect to consider is what kind of system you should buy. Your car’s Bluetooth system will commence sending out a pairing signal which will be recognized by your cell phone. It is possible to find nearly every thing inside this latest car stereo system you are looking for.

If you’re driving your vehicle in a noisy environment, you may want to raise the loudness of the voice narration, or you may want to turn the volume down if, for instance, you don’t desire to disturb a sleeping passenger. Perhaps you’ve always wished to have a pony car or a convertible, but it’s never become the practical option for your everyday commute. After you settle into the vehicle, you ask Alexa to carry on reading your book over the speakers in your vehicle, at the spot you left off. If you’re obtaining a new vehicle, then you may include Auto on your want list and be finished with it. No new car is ideal and the Bolt EV isn’t. At the moment, you can get brand-new cars with the essential technology in place to make the most of Android Auto.

Well, you must look at the way your car is set up. Your car is intended to be scratched, dinged and loved. Don’t assume that just because it has MyFordTouch or UConnect that you have navigation in the car. Some current cars might be updated down the street. The long-term low-end auto, especially domestic cars camp is an enormous space for development.

The sort of vehicle and the condition the automobile is in may influence the total power and fuel capacities. Additionally, it lets you pick the vehicle’s direction as it displays on the monitor. By way of example, certain vehicles arrive equipped with an integrated system which employs a CD or a satellite to supply directions.

Tantangan Bisnis Online dan Jasa Logistik di Era E-Commerce

Dampak pertumbuhan e-commerce, diantaranya adalah pada kinerja serta keuntungan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) akan naik signifikan sebesar 20 % jika memanfaatkan Teknologi Informasi.

tantangan bisnis online dan jasa logistik di era e commerce pps fti uii yogyakarta

Selain itu semakin besar ekosistem e-commerce, penggunanya pun semakin luas dan loyal. Selayaknya peribahasa “semakin tinggi pohon, maka semakin kencang angin yang menerpa” ini juga berlaku bagi para pelaku bisnis e-commerce. Beragam tantangan harus dihadapi demi menjaga kestabilan perusahaan yang bermuara dari kepuasan konsumen.

Berdasarkan uraian singkat tersebut diatas Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (PPs FTI UII) berinisitif bekerjasama dengan Asosiasi E-Commerce Indonesia dan PT Pos Logistik Indonesia, mengadakan Seminar Nasional “Tantangan Bisnis Online dan Jasa Logistik di Era E-Commerce”

Tingkatkan Omset UMKM dengan Teknologi Informasi.

Peranan Teknologi Informasi dalam Peningkatan Omset dan Daya Saing Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menjadi pokok diskusi terbatas antara Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (PPs FTI UII) dengan Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang Yogyakarta.

11 - Jerri 3008 Inisiasi SIE dan BSM (6)

Saat ini masih banyak pelaku UMKM yang belum memahami pentingnya Teknologi Informasi, khususnya dalam memasarkan produk atau jasanya. Setiap UMKM memerlukan jenis teknologi yang berbeda-beda, sehingga perlu memutuskan untuk menerapkan teknologi apa saja yang diperlukan secara prioritas. “PPs FTI UII dalam hal ini Pusat Studi Sistem Informasi Enterprise (SIE) berperan aktif mengedukasi dan mengimplementasikan langsung ke UMKM”

Hal tersebut disampaikan Dr. R Teduh Dirgahayu, Ketua Program Pascasarjana FTI UII dalam diskusi yang dilaksanakan di salah satu resto seputaran Jalan Kaliurang Yogyakarta (30 Agustus 2017).  Selain Dr. R Teduh Dirgahayu,  tampak hadir Jerri Irgo, Liaison officer PPs FTI UII.

Sementara Ira Kusuma Angreyliya, Area Micro Banking Manager, BSM cabang Yogyakarta menyatakan “BSM untuk mencapai akselerasi pertumbuhan perbankan syariah harus dengan support pemerintah dan sinergi antar stakeholder ekonomi syariah, termasuk diantaranya dengan perguruan tinggi”.

“UII dan BSM telah melakukan kerjasama yang ditandatangani oleh Direktur Utama BSM dan Rektor UII, penandatangan dilakukan saat sebanyak 115 Pimpinan Perguruan Tinggi Islam berkumpul di Yogyakarta pada acara Indonesia Islamic University Conference (25-26 Januari 2017)” ungkap Ira

Semoga, dengan adanya irisan tersebut, dalam waktu dekat ini, UII dan BSM dapat segera merealisasikan salah satu point kerjasamanya, diantaranya berfokus ke UMKM melalui kegiatan workshop untuk dapat meningkatkan omset dengan dukungan Teknologi Informasi.

Jerri Irgo

Perancangan Alat Pembersih Burner Pada Furnace

Standart operasional perusahaan dalam desain alat pembersih burner sesuai dengan customer voice meliputi menjangkau bagian dalam, mudah dibersihkan, tidak mudah patah, membersihkan optimal, mudah digunakan, membersihkan elbow, digunakan berulang-ulang dan aman digunakan.

Aldano Magister Teknik Industri PPs FTI UII Pertamina Balongan 2

Hal tersebut merupakan kesimpulan dari penelitian Aldano Bridaga Putra, Mahasiswa Magister Teknik Industri (MTI) Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (PPs FTI UII) Yogyakarta tentang Perancangan Alat Pembersih Burner Pada Furnace Di Atmosferik Hydrodemetalizer Unit di Kilang Minyak PT. Pertamina (Persero) tepatnya di Kilang Pertamina Refinery Unit VI Balongan Jawa Barat.

Penelitian ini, mengantarkan Aldano Bridaga Putra, meraih gelar Magister Teknik (MT) dari MTI PPs FTI UII.

“PT. Pertamina (Persero) saat ini sedang melakukan proses transformasi menjadi kilang kelas dunia serta terus berupaya memperbaiki kinerja operasionalnya agar mampu eksis dan memenangkan persaingan. Upaya yang ditempuh antara lain dengan membangun sistem manajemen energi yang dikelola dengan baik dan berkelanjutan” ungkap Aldano melalui pesan singkatnya (26 Agustus 2017)

Pemeliharaan burner menjadi salah satu kunci untuk mendapatkan pembakaran yang optimal. Alat pembersih burner yang sekarang digunakan belum memiliki standart dan menggunakan alat seadanya. Tidak jarang hanya menggunakan kawat besi yang dimasukkan kedalam lubang burner. Penggunaan alat pembersih juga tidak efektif dan tidak efisien, 82,5% pekerja membutuhkan waktu pembersihan lebih dari 30 menit. Dampaknya setelah dilakukan pembersihan, burner cepat kotor kembali. 92,5% burner yang sama harus dilakukan pembersihan kembali dalam waktu kurang dari 10 hari. “Apabila burner kotor menghasilkan pembakaran yang tidak sempurna. Pembakaran yang tidak sempurna merupakan salah satu penyebab boros bahan bakar” ujarnya.

Kilang Pertamina Refinery Unit VI Balongan sebagai salah satu dari Kilang Minyak yang dimilki oleh PT. Pertamina (Persero) menjalankan program Energy Management System (EMS) dari Direktorat Pengolahan PT. Pertamina (Persero). Penerapan EMS menjadi bagian penting Pertamina untuk meningkatkan efisiensi penggunaan energi. EMS adalah sistem terkendali yang menjadi bagian dari organisasi untuk menerapkan manajemen energi dan peningkatan efisiensi secara berkesinambungan

Pada bisnis pengolahan minyak bumi atau refinery, energi merupakan salah satu sumber biaya produksi yang tertinggi setelah pembelian minyak mentah atau crude oil. “Worrell and Galitsky membagi area utama yang menjadi fokus untuk peningkatan efisiensi penggunaan energi yaitu utilities (30%), furnace (fired heater) (20%), process (15%), heat exchanger (15%), motor listrik dan aplikasinya (10%) dan area lain sebesar 10%” pungkas Aldano.

Jerri Irgo