Pelatihan Pengamanan dari Hacker bagi Media dan POLRI

Semakin meluasnya pemanfaatan komputer maupun perangkat bergerak, semakin banyak pula tindak kejahatan yang dapat dilakukan dengan perangkat canggih tersebut. Hal ini terbukti dengan bertambahnya jumlah kasus kejahatan siber (cyber crime) yang dilaporkan ke pihak penegak hukum. Teknologi Informasi mengubah conventional crime menjadi cyber crime.

Pencegahan terhadap penggunaan internet secara negatif dapat dilakukan dengan menambah kewaspadaan dalam menggunakannya. Cybercrime merupakan sebuah tantangan besar yang harus dihadapi tidak hanya bagi para penegak hukum (POLRI) saat ini, termasuk bagi Perguruan Tinggi dan Media khususnya Wartawan.

Hal tersebut disampaikan Dr. R Teduh Dirgahayu, Direktur Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri (FTI UII), Selasa 20/1/2015 di ruang kerjanya.

“Terkait dengan hal tersebut, Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri  akan mengadakan Pelatihan Pengamanan Data dari Hacker Bagi Media/Wartawan dan POLRI dengan tujuannya untuk melakukan edukasi perlunya pengamanan data online dari cyber crime dan mengimplementasikan strategi praktis untuk melindungi surat dan data/media online” ujarnya.

Adapun waktu pelaksanaan direncanakan pada Kamis, 22 Januari 2015 di ruang Pascasarjana FTI UII, Jl Kaliurang Km 14,4 Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta.

Jerri Irgo