Media Cetak Lebih Kredibel

“Teknologi baru, paradigma baru yang berbeda, berpengaruh arah majalah cetak kedepan. Sehingga apa yang harus dilakukan, adalah lakukan apa yang dapat kita lakukan. Mengutip hasil survei Nielsen Consumer & Media View pada kuartal III/2017 menyatakan media cetak (koran-red) masih kredibel, 10 tahun kedepan media cetak”

Erwin Kustiman, Pemimpin Redaksi Harian Umum Pikiran Rakyat sampaikan hal tersebut saat menjadi Narasumber Upgrading Skill Pengurus UII News bertempat di Aula Pikiran Rakyat, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jawa Barat (21 Februari 2018).

Masih eksisnya koran dan media cetak lainnya merupakan hasil survei Nielsen Consumer & Media View pada kuartal III/2017. Survei dilakukan di 11 kota dan dengan responden berjumlah 17.000 orang. Nielsen mengungkapkan saat ini media cetak memiliki penetrasi 8% dan dibaca oleh 4,5 juta orang. Dari jumlah tersebut, 83%-nya membaca koran.

Elemen trust terhadap konten tentu berpengaruh terhadap iklan yang ada di dalamnya, sehingga keberadaan koran sebagai media beriklan sangat penting untuk produk yang mengutamakan unsur trust, misalnya produk perbankan dan asuransi. Meskipun jumlah pendapatan belanja iklan turun 11% dari 2013 ke tahun 2017, total pendapatan iklan koran yang masih tetap berada di angka Rp 21 triliun. Fakta ini menggambarkan bahwa media cetak masih memiliki peluang mendapatkan kue iklan yang signifikan. “berdasar data yang ada potensi iklan untuk media sebesar 50,3%, baru 10% terserap di portal berita, selebihnya masih dikuasai Google (Google Ads –red)” ujarnya.

Berdasarkan publikasi survei Nielsen, profil pembaca, media cetak di Indonesia cenderung dikonsumsi oleh konsumen dari rentang usia 20-49 tahun (74%), memiliki pekerjaan sebagai karyawan (32%), dan mayoritas berasal dari kelas atas (54%). Fakta ini mengindikasikan pembaca media cetak masih produktif dan dari kalangan yang mapan.

Walaupun masih setia pada media cetak, para pembaca media cetak juga mengikuti perkembangan teknologi. Mereka juga menggunakan internet dalam kehidupan sehari-hari. Frekuensi mereka menggunakan internet bahkan terbilang sangat tinggi, yakni mencapai 86% atau di atas rata-rata yang sebesar 61%. “Hal ini semakin memperkuat fakta bahwa pembaca media cetak berasal dari kalangan yang lebih affluent,” tuturnya.

Tati Humas Harian Umum Pikiran Rakyat tampak hadir mendapingi, sementara lainnya Ari Wibowo, SH., SHI., MH. Pemimpin Umum dan Nadia Wasta Utami, S.I.Kom., MA. Pemimpin Umum Redaksi juga repoter representatif dari 8 Fakultas di Lingkungan UII termasuk Jerri Irgo, representatif dari Fakultas Teknologi Industri UII

Jerri Irgo