Perancangan Model Bisnis Cinderamata

Perancangan Model Bisnis Cinderamata sebagai Implementasi Social Entrepreneurship, mengantarkan Rifa’i  meraih gelar Master dari Magister Teknik Industri (MTI), Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (PPs FTI UII)

rsz_perancangan_model_bisnis_cinderamata_-_rifai_mti_uii

Mahasiswa bimbingan Muhammad Ridwan Andi Purnomo, Ph.D dan Dr Taufiq Immawan ini memaparkan dari hasil penelitian “Model bisnis Souvenir dan Cinderamata Banten brand Ore Bae agar sesuai dengan kondisi sekarang, dibutuhkan perbaikan dari model bisnis awal dengan menambah segmen pelanggan baru berupa desainner kostum, menghilangkan komponen harga murah pada proposisi nilai yang ditawarkan, menambah saluran distribusi produk di titik-titik tempat berpotensi (Bandara Soekarno Hatta, pusat Kota Tangerang, pusat  Kota Tangerang Selatan dan Pelabuhan Merak)” ujarnya di ruang PPs 1, FTI UII, Gedung KH Mas Mansur Kampus Terpadu UII Yogyakarta (15 Januari 2018)

Rifai menambahkan “Selain itu juga perlunya memaksimalkan fungsi saluran yang sudah tersedia baik secara direct dan indirect yang bersifat online maupun offline serta menambah event Banten pada website Ore Bae sebagai jasa periklanan”

Hal tersebut didukung dengan penambahan sumberdaya utama yang memiliki kemampuan dibidang IT support untuk mengelola dan merawat saluran berbasis online serta jaringan didalam administrasi. Dalam menjalin hubungan terhadap pelanggan, maka diperlukan pelayanan tambahan berupa personal assistance dan customer care yang digunakan sebagai layanan informasi proposisi nilai yang terkandung didalam produk dan pemberian pelatihan terhadap pelanggan. “Dari inovasi model bisnis baru ini, diharapkan dapat memberikan manfaat lebih dari model bisnis yang lama” tegas Rifai.

Jerri Irgo