No Log No Crime

 

15178124_10209686673896128_3132423433748782133_n

(Pekanbaru). dr. H. Taswin Yacob, Sp.S, Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), membuka secara resmi Studium General Digital Forensic dengan tema “No Log No Crime”, menghadirkan Narasumber Yudi Prayudi, S.Si, M.Kom Kepala Pusat Digital Forensik Universitas Islam Indonesia yang juga Dosen Magister Teknik Informatika PPs FTI UII Yogyakarta (30 November 2016).

Kegiatan yang dilaksanakan di Auditorium Universitas Muhammdiyah Riau (UMRI), tampak hadir Aryanto, SE, MIT, Ak, Dekan Fakultas Ilmu Komputer UMRI dan seluruh Mahasiswa Perwakilan dari Kampus di Pekanbaru yang memiliki Program Studi Komputer,

Mitra Unik, M.Kom, Dosen Program Studi Teknik Informatika Fakultas Ilmu Komputer UMRI dalam releasenya menyampaikan “Latar belakang kegiatan ini adalah sebagai semangat penyebaran informasi dan edukasi khususnya Digital Forensic di Pekanbaru Riau” ujar Mitra Unik di Kampus I UMRI – Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 88 Sukajadi, Pekanbaru.

“Di Pekanbaru, baru hanya UMRI yang mengajarkan Mata Kuliah Digital Forensic dan telah memiliki lulusan dengan topik tugas akhir Digital Forensic” ujar Mitra Unik, yang juga Lulusan Magister Teknik Infotmatika Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (PPs FTI UII) Yogyakarta.

“Dengan adanya Studium General ini diharapkan dapat menjadi stimulus perkembangan keilmuan khususnya Digital Forensik agar makin di ketahui oleh khalayak ramai khususnya oleh para pelaku  praktisi dan Akademisi” tegasnya.

Seusai Studium General dilanjutkan peresmian Studi Club Digital Forensik di bawah Program Studi Teknik Informatika UMRI, adapun salah satu tujuan dan harapannya adalah untuk melakukan riset dan eduksi dengan melibatkan multi stakeholder, termasuk Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Jerri Irgo

IMFIF dengan menggunakan Composite Logic.

15168867_10206120462930176_2185426845378878038_o
Alhamdulillah, tantangan AKBP Muhammad Nuh Al-Azhar, MSc., CHFI., CEI., ECIH untuk menyelesaikan penelitian tentang Multimedia Forensik, lebih tepatnya ke Framework Investigasi Forensik khusus untuk Multimedia kepada Nora Lizarti, terbayar Lunas, saat dinyatakan tugas akhirnya dengan Konsep Integrated Multimedia Forensic Investigation Framework (IMFIF) dengan menggunakan Composite Logic dinyatakan lulus oleh Dewan Penguji Ujian Pendadaran (26 November 2016).

Nora, Mahasiswi Magister Teknik Informatika Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (PPs FTI UII) konsentrasi studi Forensika Digital, menyampaikan “Ide penelitian ini, berawal dari tugas perkuliahan yang diberikan oleh Pak Yudi Prayudi saat saya masih semester 2, sebuah paper digital forensik oleh Bohme (2009) yang berjudul “Multimedia Forensics its Not Computer Forensic” memicu ketertarikan saya terhadap multimedia forensik” ujar Nora seusai ujian pendadaran.

“Paper tersebut saya mengambil intisari bahwa multimedia forensik tidak sama dengan komputer forensik, karena didalam multimedia forensik mungkin saja dilakukan nya proses rekayasa terhadap barang bukti agar dapat memberikan informasi yang terkandung didalamnya tanpa bergantung pada informasi apapun selain dari konten digital itu sendiri berbeda dengan komputer forensik yang menganalisa deretan data bit per bit tanpa adanya proses perubahan pada barang bukti tersebut” ujarnya.

Sedangkan saat ini, kasus kasus yang melibatkan barang bukti digital sebagai barang bukti semakin meningkat tinggi termasuk kasus-kasus kejahatan yang melibatkan konten multimedia ( image, audio dan video), saya menilai adanya kebutuhan akan framework multimedia forensik dikarenakan saat ini, framework investigasi forensik digital yang berkembang lebih menekankan kepada investigasi komputer forensik secara umum dan tidak memberikan sebuah tahapan yang spesifik tentang multimedia forensik.

Seringnya dalam melakukan investigasi multimedia forensik seorang investigator menggunakan framework yang berbeda-beda menurut jenis konten multimedia yang akan dianalisa. “tentu saja hal tersebut menjadi tidak fleksibel dan kurang efisien, padahal konten multimedia memiliki kesamaan karakteristik sehingga memungkinkan untuk diintegrasikan menjadi sebuah kesatuan” jelas Nora

Nora menambahkan “Dalam penelitian ini saya menggunakan metode untuk mengkolaborasikan framework-framework terkait konten multimedia yang ada. Metode ini mampu mengkolaborasikan framework berdasarkan tujuan kesamaan tujuan dari setiap tahapan ataupun inputnya. Tentu saja ini sangat membantu saya dalam menyelesaikan penelitian ini”.

“Yudi Prayudi, S.Si. M.Kom dan pak Dr. Bambang Sugiantoro, MT sebagai pembimbing sangat membantu memberikan saran dan masukan agar penelitian ini menghasilkan hasil yang benar dan tepat secara keilmuan. Selain itu Ahmad Luthfi, S.Kom, M.Kom sebagai penguji pun turut andil dalam memberikan masukan-masukan penting dalam penelitian ini. Atas jasa mereka saya sangat mengucapkan terima kasih. Dan hari ini, 26 Nopember 2016 saya ujian pendadaran tesis saya, dan alhamdulillah dinyatakan lulus” ungkap Nora.

“Saya berharap penelitian saya ini dapat berkontribusi dalam perkembangan keilmuan multimedia forensik pada khususnya dan digital forensik pada umumnya. Selain itu, dengan adanya Integrated Multimedia Forensic Investigation Framework (IMFIF) ini, diharapkan dapat memberikan solusi atas belum adanya framework multimedia forensic yang terintgrasi sehingga IMFIF dapat digunakan sebagai acuan ketika terjadi perkara terkait media multimedia dipersidangan” pungkasnya.

Berita terkait : Multimedia Forensik Bagi Praktisi Dan Akademisi

Jerri Irgo

Smart City melalui Sistem Cerdas Pengolahan Citra.

Izzati Muhimmah, Ph.D menerima potongan tumpeng dari Ause Labellapansa, S.T., M.Cs., M.Kom

Izzati Muhimmah, Ph.D menerima ungkapan rasa syukur dari Ause Labellapansa, S.T., M.Cs., M.Kom

(Pekanbaru, UII News). Program Studi Teknik Informatika (Prodi TI) Fakultas Teknik Universitas Islam Riau (FT UIR) Riau, mengadakan Kuliah Umum dengan tema “Percepatan Pembangunan Smart City Kota Pekanbaru melalui Sistem Cerdas Pengolahan Citra” yang menghadirkan narasumber Izzati Muhimmah, Ph.D, Dosen Magister Teknik Informatika Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (PPs FTI UII) Yogyakarta.

“Alhamdulillah, Kuliah Umum berjalan dengan lancar.  Kegiatan yang merupakan lanjutan dari Memorandum of Understanding (MoU) antara Walikota Pekanbaru dengan Universitas Islam Riau, dalam rangka Percepatan Pekanbaru Smart City” ujar Ause Labellapansa, S.T., M.Cs., M.Kom, Ketua Program Studi Teknik Informatika FT UIR  (21 November 2016).

“Untuk mewujudkan kota Pekanbaru menjadi Smart City tersebut, Program Studi Teknik Informatika FT UIR berinisiatif mempersiapkan dan memberikan wawasan keilmuan bagi Mahasiswanya, dengan membuat salah satu tema penelitian melalui Sistem Cerdas Pengolahan Citra” ujarnya, seusai kegiatan bertempat di Aula Pasca Sarjana UIR, Jl. Kaharudin Nasution No 113, Pekanbaru.

Dalam paparannya Izzati Muhimmah, Ph.D, menyampaikan beberapa tema tugas akhir Mahasiswa yang sekiranya dapat dikerjakan oleh Mahasiswa dan Dosen di Program Studi Teknik Informatika Fakuktas Teknik UIR.

“Kuliah Umum yang dihadiri sekitar 300 san Mahasiswa tersebut sekaligus sebagai ungkapkan rasa syukur bagi Program Studi Teknik Informatika Fakuktas Teknik UIR yang telah meraih Akreditasi B dari Badan Akreditasi Nasional – Perguruan Tinggi (BAN-PT)” pungkas Ause Labellapansa.

Jerri Irgo

Teleconference Seminar Pra Proposal Mahasiswa BootCamp

15184033_10209208198936145_162506967_o

Lima Mahasiswa peserta Thesis BootCamp on Site di Rumah Sakit Umum Islam Harapan Anda Tegal, pada hari kelima melakukan Paparan dan sekaligus Seminar Pra Proposal dihadapan Dewan Penguji yang terdiri dokter Shahabiah, MMR, Direktur RSU Islam Harapan Anda, dokter Silvia, Wakil Direktur RSU Islam Harapan Anda dan Eka Cistania, Kepala IT Support Direktur RSU Islam Harapan Anda. Kegiatan  dilaksanakan di Ruang Pertemuan Lantai 2 RSU Islam Harapan Anda Tegal Jawa Tengah (21 November 2016).

Kelima Mahasiswa yang terdiri dari Joko Siswanto memaparkan Design Research Bed Management dan Roger Bayu Sungkowo, dengan judul paparan Bussines Intellegence Untuk Mengetahui Tren 10 Besar Penyakit Secara Real Time, keduanya mengambil konsentrasi Sistem Informasi Enterprise.

Selanjutnya Sistem Penentuan Dosis Obat Syring Pump Pada Pasien Terminal State di Ruang ICU (intensive care unit) dipaparkan oleh Muhammad Najamuddin Dwi Miharja, dan Muhammad Lutfi Indrawan memaparkan Survailans Infeksi serta Nur Wachid Adi Prasetya dengan judul Penerapan Data Mining dalam Audit Tindakan Medis Penyakit Katarak Berdasarkan Clinical Pathway, tiga terakhir adalah mahasiswa yang mengambil konsentrasi Informatika Medis.

Menariknya, kegiatan ini, selain dilakukan streaming juga dihadiri oleh Zaki Afiff, Ketua Yayasan RSU Islam Harapan Anda juga tampak di layar monitor teleconference, Dr. R Teduh Dirgahayu, Direktur Program Pascasarjana FTI UII.

Jerri Irgo

RSUI Harapan Anda terima Mahasiswa Thesis BootCamp

2006-nov-17-rsui-harapan-anda-terima-mahasiswa-thesis-bootcamp

Zaki Afiff, Ketua Yayasan Rumah Sakit Umum Islam Harapan Anda Tegal, menerima 5 Mahasiswa Magister Teknik Informatika, untuk mengikuti Thesis BootCamp on Site di RSUI Harapan Anda, Tegal, Jawa Tengah. Serah terima dilakukan Jerri Irgo, Liaison Officer & Marketing Representative Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri (PPs FTI UII), secara simbolis diterima Zaki Afiff didampingi dokter Silvia, Wakil Direktur dan segenap pejabat struktural RSU Islam Harapan Anda Tegal (17 November 2016).

Zaki Afiff, dalam sambutannya “Kami, RSU Islam Harapan Anda, siap melayani Anda, UII Kampus Kami” tegasnya. Sebagaimana kita diketahui RSU Islam Harapan Anda telah mendapatkan Akreditasi “Rumah Sakit – Paripurna” yang merupakan suatu pengakuan, diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia pada Manajemen Rumah Sakit, karena telah memenuhi standar yang ditetapkan.

Ke lima mahasiswa tersebut, adalah Joko Siswanto dan Roger Bayu Sungkowo, keduanya mengambil konsentrasi Sistem Informasi Enterprise, selanjutnya Muhammad Najamuddin Dwi Miharja, Muhammad Lutfi Indrawan dan Nur Wachid Adi Prasetya, tiga terakhir adalah mahasiswa yang mengambil konsentrasi Informatika Medis.

“Kegiatan Thesis BootCamp merupakan bagian dari kerjasama kedua belah pihak” ujar Jerri Irgo, mengawali sambutan mewakili PPs FTI UII. “Mahasiswa selama 5 hari akan melakukan observasi sesuai minat keilmuannya dan selanjutnya akan memaparkan hasil observasinya pada hari terakhir, sebagai usulan penelitian tugas akhir (thesis) didepan Pimpinan RSU Islam Harapan Anda” ujarnya.

Tujuan dari kegiatan Thesis BootCamp khususnya di RSU Islam Harapan Anda, adalah terwujudnya kegiatan penelitian bersama kedua belah pihak, adapun salah satu outputnya adalah penelitian yang bersifat implementatif guna  mendukung peningkatan Pelayanan Rumah Sakit, selain itu juga bertujuan agar Mahasiswa dapat menyelesaikan thesisnya maupun studinya tepat waktu.

Jerri Irgo

Analisis Teks Media Online dan Sosial

sie-dan-analisis-teks-media-online-dan-sosial

Pusat Studi Sistem Informasi Enterprise, Magister Teknik Informatika Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (PPs FTI UII) Yogyakarta, akan selenggrakan Kuliah Umum dengan Topik Analisis Teks Media Online dan Sosial. Kegiatan akan di helat pada hari Sabtu, 19 November 2016, dimulai jam 13.00 sd 15,.00 WIB. Kegiatan ini sekalian perkenalan dengan dosen baru Magister Informatika UII, Ismail Fahmi, Ph.D.

Dikutip dari berbagai sumber, Ismail Fahmi, Ph.D adalah seorang tokoh dibalik perkembangan perpustakaan digital dan jaringan perpustakaan digital One search di Indonesia, mengembangkan Teknologi Semantic Web di Perpustakaan Universitas Groningen (University of Groningen / Rijksuniversiteit Groningen) Belanda semasa menjadi Mahasiswa Program Doktoral di Universitas tersebut

Ismail Fahmi meraih Ph.D nya setelah menyelesaikan riset mengenai Natural Language Processing (NLP), dimana ia belajar bagaimana komputer dapat memahami bahasaalamiah manusia, dan dengan pengetahuannya ini komputer dapat memproses teks.

Sebagai contohnya, dari sebuah string kalimat, komputer bisa mengetahui mana subjek, predikat, atau objek. Juga tahu sebuah kata itu kata benda, kata kerja, kata sifat, atau yang lainnya. Dengan kemampuan menganalisa teks ini, komputer akhirnya dapat mengolah dokumen yang tidak terstruktur, bukan berbentuk data, menjadi data yang dapat dipahami oleh komputer. Bagaimana kita dapat membaca pola, trend, peta aktor, dan aktivitas dalam teks dimedia Online dan Sosial tersebut? Natural Language Processing (NLP) akan kita gunakan untuk melakukan analisa teks ini.

Jerri Irgo

Thesis Bootcamp on site – Gelombang 1

thesis-bootcamp-rsuiha-1

Kegiatan thesis bootcamp on site ini terselenggara sebagai bentuk kerjasama antara PPs FTI UII dan Rumah Sakit Umum Islam (RSUI) Harapan Anda, Tegal.

Berdasarkan kesepakatan dengan RSUI Harapan Anda, kegiatan ini terbuka bagi 5 (lima) mahasiswa Magister Teknik Informatika konsentrasi Informatika Medis dan Sistem Informasi Enterprise, yang siap tesis (telah lulus matakuliah Metodologi Penelitian).

Mahasiswa akan mengikuti serangkaian tahapan sebagai berikut:

  1. Pendaftaran dan diskusi topik penelitian, hingga 15 November 2016 di PPs FTI UII
  2. Observasi masalah, 17-21 November 2016 di RSUI Harapan Anda
  3. Proses penelitian tesis (pembimbingan, seminar proposal, seminar kemajuan, dan ujian tesis).

Pendaftaran dan diskusi topik penelitian dilakukan dengan menghubungi

  • Izzati Muhimmah, PhD. (Pusat Studi Informatika Medis)
  • Dr. R. Teduh Dirgahayu (Pusat Studi Sistem Informasi Enterprise)

Berangkat dari Yogyakarta ke Tegal pada Rabu, 16 November 2016; pulang kembali dari ke Yogyakarta pada Senin, 21 November 2016. Mahasiswa mendapatkan tempat akomodasi dari RSUI Harapan Anda selama tinggal berada di Tegal.

Hasil akhir penelitian tesis akan disampaikan oleh dosen pembimbing kepada RSUI Harapan Anda. Hasil penelitian menjadi hak cipta bersama antara mahasiswa, dosen pembimbing (mewakili Program Magister Teknik Informatika PPs FTI UII) dan RSUI Harapan Anda.

 

Dr. Elisa Kusrini, terpilih Sekretaris PPs FTI UII.

pemilihan_sekretaris_pps_fti_uii_2016

“Alhamdulillah, proses pemilihan berjalan lancar berkat partisipasi aktif para Dosen yang menjadi pemilih, kerja keras Panitia Pemilihan dan dukungan Pimpinan Fakultas”. Beni Suranto, S.T., M.Soft.Eng, Ketua Panitia Pemilihan Sekretaris Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (PPs FTI UII) Yogyakarta menyampaikan sesaat perhitungan suara, bertempat di Lantai 3 Gedung KH Mas Mansur, FTI UII, Kampus Terpadu UII, Yogyakarta

“Berdasarkan hasil rekap, Dr. Elisa Kusrini mengumpulkan 21 suara sedangkan Dr. Taufiq Immawan, mengumpulkan 9 suara. Terdapat 30 pemilih yang hadir dan menggunakan hak suaranya dari 41 jumlah pemilih” tegas Beni Suranto.

“Harapannya dengan terpilihnya Sekretaris PPs FTI UII yang baru adalah mampu melanjutkan amanah dan fungsi sebagai bagian dari pimpinan PPs FTI bersama Ketua (Direktur – red) Program dan Koordinator Bidang Keilmuan untuk mewujudkan Organisasi PPs FTI UII yang unggul dalam aspek profil institusi, good governance dan produk inovasi dalam bidang Teknik Informatika dan Teknik Industri” ujarnya melalui pesan singkat (3 November 2016).

Secara terpisah, Dr. R Teduh, Direktur PPs FTI UII menyampaikan “Alhamdulillah, telah terpilihnya Sekretaris PPs FTI UII (antar waktu – red), selamat bertugas untuk Dr. Elisa Kusrini dan terima kasih kepada Dr. Taufiq Immawan atas partisipasinya, tetap diharapkan kontribusinya untuk pengembangan PPs FTI UII” ujarnya

Dr. R Teduh Dirgahayu, juga menyampaikan “terima kasih kepada Agus Mansur, S.T., M.Eng.Sc selaku Sekretaris PPs FTI UII sebelumnya, juga terima kasih kepada Muhammad Ragil Suryoputro, S.T., M.Sc, sebagai Pelaksana Tugas Harian Sekretaris PPs FTI UII”.

Sebagaimana disampaikan release sebelumnya Agus Mansur, S.T., M.Eng.Sc, saat ini sedang menempuh Studi Lanjut program Doktoral. Semoga PPs FTI UII semakin maju dan kompak selalu.

Jerri Irgo

Tips dan Trik Retno, Dapatkan Nilai Maksimal

Danar Retno Sari

Danar Retno Sari, Mahasiswi Magister Teknik Informatika Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri (PPs FTI UII) berkesempatan membagi tips dan triks untuk mendapatkan nilai (IPK) secara maksimal atau meraih predikat Cum Laude.

Cum Laude adalah predikat tertinggi yang diberikan Perguruan Tinggi untuk prestasi akademik mahasiswanya. Ada beberapa predikat yang termasuk ke dalam Cum Laude seperti magna cum laude yang berarti lulus dengan banyak pujian dan summa cum laude yang artinya lulus dengan pujian terbanyak. “Sebenarnya sederhana sekali tips dan trik untuk dapat nilai yang maksimal” ujar Retno, melalui pesan singkatnya  (1 Shafar 1438 H/1 November 2016).

Mahasiswi asal Balikpapan, Kalimantan Timur, yang sedang menempuh semester 2 di konsentrasi Sistem Informasi Enterprise (SIE), saat ini tercatat meraih nilai maksimal di Kartu Hasil Studinya.

Alhamdulillah, semua berangkat dari pengalaman waktu kuliah S1, di semester akhir saya hanya ambil mata kuliah Skripsi dan 1 mata kuliah, sehingga saya hanya ke kampus 1 kali dalam seminggu, selebihnya hanya bimbingan yang saat itu juga dilakukan secara online, kemudian saya diberikan nasihat dari kakak sepupu saya yang alumni FTI UII juga, yang bilang ini waktu saya lagi mengerjakan skripsi .

“Skripsi walaupun tidak ada tatap muka dikelas, ada baiknya harus diperlakukan seperti mata kuliah yang lain. Apalagi Skripsi 6 SKS, jadi usahakan, satu hari itu kamu meluangkan waktu untuk mengerjakan Skripsi sama kayak kamu tiap hari kuliah” ujar Retno mengutip pesan kakak sepupunya.

“Hal itu terbawa hingga sekarang, walaupun mata kuliah S2 lebih sedikit, tapi ternyata tugasnya lebih banyak dari pada kuliahnya, sehingga walaupun kuliah hanya 2 kali dalam seminggu, tapi seolah olah saya kuliahnya 6 kali seminggu, 5 kalinya dipakai untuk “ngeliatin” tugas. Walaupun sehari paling hanya efektif 3-4 jam saja buat ngeliatin tugasnya, karena saya tidak sambil bekerja” jelas

“Tapi saya lebih salut lagi sama teman-teman yang kuliah sambil bekerja, teman-teman tersebut pasti manajemen waktunya keren banget. Membagi waktu untuk, kerja, kuliah, ngerjain tugas dan istirahat. Semoga saya dapat lebih banyak belajar dari mereka” pungkasnya.

Jerri Irgo