Prospektif Industri Properti 2017

Okt 25 - Prospektif Industri Properti 2017

Perekonomian Indonesia tahun depan (2017) akan lebih menjanjikan dan membaik, sehingga sejumlah bank menggenjot penyaluran kredit yang dinilai potensial, diantaranya infrastruktur, properti dan konstruksi, pada triwulan IV-2016 dan tahun depan. Langkah ini diyakini bakal mendorong kenaikan laba perbankan di samping tetap melaksanakan prinsip kehati-hatian (prudential banking) dengan menjaga rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL).

Demikian rangkuman pendapat Harsya Kamra Sutan Maradjo, Kepala Cabang Sleman PT BPR Danagung Bakti Yogyakarta, saat melakukan silaturhami ke Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (PPs FTI UII) Yogyakarta (25 Oktober 2016).

Kunjungan silaturahmi yang diterima Dr. R. Teduh Dirgahayu, ST, M.Sc, Direktur Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia di Ruang Kerjanya, Gedung KH Mas Mansur, Kampus Terpadu UII, Yogyakarta.

Salah satu agenda yang didiskusikan adalah tentang prospektif industri properti tahun 2017 di Yogyakarta. Secara umum sangat baik, apalagi saat ini sebagian masyarakat tidak lagi mempertimbangkan jarak lokasi perumahan incaran mereka yang umumnya sekitar 15-30 km dari pusat kota Yogyakarta.

“Bisnis properti tetap menunjukkan prospek yang baik, dengan indikator salah satunya kenaikan harga dari waktu ke waktu, oleh karena itu PT Danagung Bakti Yogyakarta berinisitif menggandeng PPs FTI UII memberikan apresiasi kepada Developer DIY dengan mengadakan Diskusi Terbatas Prospektif Industri Properti 2017, yang insha Allah akan dilaksanakan pada bulan November 2016” pungkas Harsya Kamra.

Jerri Irgo