Aplikasi Knowledge Managemen Tingkatkan Kompetensi Karyawan

Didi Magister Teknik Industri PPs FTI UII

YOGYAKARTA — Didi Tri Wicaksono, mahasiswa Magister Teknik Industri Program Pascasarjana Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta berhasil menciptakan aplikasi Knowledge Management untuk tingkatkan kompetensi karyawan. Aplikasi ini merupakan studi kasus pada Commercial Financing Unit, Unit Usaha Syariah PT Bank Tabungan Negara (Pesero) Tbk.

Dijelaskan Didi, aplikasi ini dimaksudkan untuk mendampingi karyawan baru setelah mengikuti pelatihan di perusahaan. Sebab pelatihan waktunya terbatas dan tidak seluruh materi dapat diserap karyawan baru. “Adanya aplikasi ini, perusahaan tidak mengeluarkan beaya besar untuk menciptakan karyawan baru menjadi kompeten,” kata Didi yang didampingi dosen pembimbing Agus Mansur ST MEng.Sc kepada wartawan di Yogyakarta, Senin (29/8/2016).

Lebih lanjut Didi mengatakan core knowledge yang disimpan dalam aplikasi ini ada tiga macam yaitu standard operating procedure (SOP), proses analisis, dan pengetahuan problem solving (pemecahan permasalahan). Pengetahuan ini diperoleh dari karyawan senior dari sebuah perusahaan dan ahli-ahli yang relevan dari luar perusahaan.

Dalam perusahaan, kata Didi, dipastikan selalu ada aktivitas personalia, di antaranya, rotasi, mutasi, promosi dan penerimaan karyawan baru. Pergerakan posisi karyawan ini membuat kompetensi serta pengetahuan karyawan di departemen tertentu tidak sama dari waktu ke waktu. “Ketidakmerataan kompetensi ini menimbulkan adanya ketergantungan karyawan terhadap karyawan lainnya. Kondisi ini sangat menganggu proses bisnis. Model Knowledge Management (KM) ini dapat mengatasi kesenjangan pengetahuan tersebut,” tandas Didi.

Penelitian Model Knowledge Management, jelas Didi, merupakan pengembangan model penelitian yang dilakukan Elvianto Dwi Hartono dan Jay Liebowitz. Responden yang diteliti sebanyak 66 orang karyawan baru dari pembiayaan Commercial Financing Unit di Unit Usaha Syariah PT Bank Tabungan Negara (BTN) yang tersebar di 22 cabang dan satu kantor pusat. Sedangkan knowleged dalam penelitian ini adalah pengetahun yang terkait dengan Commercial Financing Unit.

Kesimpulannya, penelitian ini menghasilkan model yang dapat digunakan untuk mengimplementasikan knowledge management system dalam rangka menyeimbangkan kompetensi karyawan. “Membantu perusahaan dalam menemukan permasalahan bisnis perusahaan, pengetahuan yang dibutuhkan dan menjadi prioritas perusahaan, serta menjadi panduan dasar membuat media atau aplikasi KMS untuk Commercial Financing Unit,” kata Didi.

Diberitakan JogPaper