Pascasarjana FTI UII Yogya Bagi Pengalaman Mengamankan Data

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Maraknya kasus peretasan data secara online oleh para hacker, membuat pascasarjana Fakultas Teknologi Industri UII Yogyakarta merasa perlu berbagi pengalaman untuk mengamankan data baik secara online maupun offline.

Hamid selaku Investigator Pusat Studi Forensika Digital UII Yogyakarta memberikan beberapa tips bagi pengguna gadget yang awam agar datanya tidak disusupi hacker. Ia menjelaskan untuk menggunakan PC atau laptop, minimal yang harus dimiliki adalah antivirus.

“Lebih baik lagi jika PC atau laptop yang masih baru, langsung diinstal antivirus. Antivirus yang diinstal pun minimal ada dua, yaitu antivirus lokal dan dari luar,” jelas Hamid saat ditemui di kantornya, Kamis (22/1/2015).

Menurutnya, sangat penting untuk memiliki dua antivirus. Sebab terkadang virus dari luar negeri tidak bisa terbaca oleh antivirus lokal, begitu juga sebaliknya.

“Pengguna PC dan laptop juga sebaiknya menginstal antivirus yang asli. Sebenarnya dari segi harga pun terjangkau, hanya sekitar Rp100 ribu setahun. Jadi lebih baik membayar ketimbang kehilangan data penting,” jelas Hamid.

Dalam mendownload file di internet, kata Hamid, pengguna harus cermat dan teliti. Ketika mendownload file lalu antivirus mengeluarkan semacam peringatan, maka peringatan tersebut tidak boleh diabaikan. (tribunjogja.com)

Dipulikasikan oleh Tribun Jogja

Program Pascasarjana FTI UII Respon Meningkatnya Jumlah Kasus Kejahatan Siber

Seiring dengan semakin meluasnya pemanfaatan akan teknologi informasi melalui perangkat komputer maupun perangkat bergerak, semakin banyak pula tindak kejahatan yang muncul melalui berbagai perangkat canggih. Hal ini terbukti dengan terus bertambahnya jumlah kasus kejahatan siber (cyber crime) yang dilaporkan ke pihak penegak hukum.

“Dengan memanfaatkan teknologi informasi seperti banyak dijumpai saat ini, telah mengubah dari yang awalnya conventional crime menjadi cyber crime,” papar Direktur Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Universitas Islam Indonesia (FTI UII), Dr. R Teduh Dirgahayu, ST, M.Sc. saat membuka Pelatihan Pengamanan Data dari Hacker, di Gedung K.H. Mas Mansur FTI UII, Kamis (22/1). Pelatihan diikuti oleh sejumlah perwakilan dari Kepolisian DIY dan para awak media.

Disampaikan Teduh Dirgahayu, pencegahan terhadap penggunaan internet secara negatif dapat dilakukan melalui peningkatkan kewaspadaan dalam menggunakannya. Cyber crime sendiri menurutnya merupakan sebuah tantangan besar yang harus dihadapi. Tidak hanya bagi para penegak hukum saat ini, tetapi juga bagi perguruan tinggi dan media massa.

“Tindak kejahatan melalui cara yang berbeda ini tentunya perlu disikapi oleh para pihak penyidik, baik dari kepolisian maupun juga kejaksaan. Oleh karenanya kemampuan penyidikan akan tindak kejahatan yang memanfaatkan teknologi informasi menjadi hal penting untuk dimiliki,” ungkap Teduh Dirgahayu.

Melalui pelatihan yang diselenggarakan, Teduh Dirgahayu berharap Program Pascasarjana FTI UII dapat terus memebirakan kontribusinya, salah satunya dengan memberikan edukasi perlunya pengamanan data online dari cyber crime. Selain itu juga diharapkan melalui pelatihan yang diselenggarakan dapat memberikan gambaran bagaimana strategi praktis untuk melindungi seperti penggunaan surat dan data di media online.

Diberitakan oleh Humas UII

Pelatihan Pengamanan dari Hacker bagi Media dan POLRI

Semakin meluasnya pemanfaatan komputer maupun perangkat bergerak, semakin banyak pula tindak kejahatan yang dapat dilakukan dengan perangkat canggih tersebut. Hal ini terbukti dengan bertambahnya jumlah kasus kejahatan siber (cyber crime) yang dilaporkan ke pihak penegak hukum. Teknologi Informasi mengubah conventional crime menjadi cyber crime.

Pencegahan terhadap penggunaan internet secara negatif dapat dilakukan dengan menambah kewaspadaan dalam menggunakannya. Cybercrime merupakan sebuah tantangan besar yang harus dihadapi tidak hanya bagi para penegak hukum (POLRI) saat ini, termasuk bagi Perguruan Tinggi dan Media khususnya Wartawan.

Hal tersebut disampaikan Dr. R Teduh Dirgahayu, Direktur Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri (FTI UII), Selasa 20/1/2015 di ruang kerjanya.

“Terkait dengan hal tersebut, Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri  akan mengadakan Pelatihan Pengamanan Data dari Hacker Bagi Media/Wartawan dan POLRI dengan tujuannya untuk melakukan edukasi perlunya pengamanan data online dari cyber crime dan mengimplementasikan strategi praktis untuk melindungi surat dan data/media online” ujarnya.

Adapun waktu pelaksanaan direncanakan pada Kamis, 22 Januari 2015 di ruang Pascasarjana FTI UII, Jl Kaliurang Km 14,4 Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta.

Jerri Irgo